14 Fury of Hellfire
14th June 2009
@Bunker Café
Tidak terasa sudah 14 tahun “Death Vomit”,band brutal death metal asal Yogyakarta ini telah menemani kita semua.
Bertempat di bunker café,jl.magelang ini pada tgl 14 juni ini Death Vomit merayakan acara ulang tahunnya ini. Event yang diorganized oleh deckil syndicate dan management death vomit ini terlihat mendapat antusias public yang sangat baik. Pukul 7.00 malam sudah nampak crowd yang memadati venue. Beberapa wajah begitu familiar untuk saya dan menjadi ajang reuni bagi teman-teman khususnya Jogjakarta Corpse Grinder,namun juga terlihat banyak teman-teman yang juga turut meramaikan acara malam hari ini.
Sedikit mengalami kendala alhasil event menjadi sedikit molor dan akhirnya pukul 8.30 event pun dibuka. Nampak wajah familiar MC pada malam hari ini, Krisna Bagaskara. Bapak satu ini yang juga salah seorang penyiar di RWk Fm ini membuka event dengan apik. Lex luthor the hero,disusul dengan Spider Last Moment terdengar membawakan lagu-lagu yang familiar di album baru mereka,Angry Neighbour,Dark Age dengan vokalis wanitanya cukup membuat audience sontak maju menuju stage memanaskan venue,dan beberapa band lagi seperti fornicate,deadly weapon, cranial incisored dengan chaotic math dengan ramuan free jazz yang selalu mampu membuat seluruh audience sejenak hening kagum dan bertepuk riuh. Tak terasa hampir di puncak acara dan kita seakan dijamu dengan ramuan musik metal dari awal acara,ini dia akhirnya “Something Wrong”,jargon band Hardcore di Jogjakarta. Cover song “Judas Priest,Breaking the Law” dan hitsnya “Get Out my bag” sontak memanaskan venue dan sing along bersama.
Sejenak bersiap,ini dia yang dinanti,nampak beberapa crew bersiap di panggung dan satu persatu personil mulai memadati stage,Lagu pertama mengalun dan venue pun dipadati dengan moshpit dari audience. Malam itu sungguh terasa energi yang luar biasa dari performa Death Vomit. Beberapa lagu seperti Criminaly Insane (cover song slayer),Anthemof Hate, Flesh & Blood,hatred creation dan 6 lagu lainnya mengalir dengan powerfull dan mampu membuat audience ber-head banging ria.
Meskipun pada awal terdengar sedikit trouble pada sound gitar,namun alhasil ditutup dengan derail tepuk tangan dan horns up dari audience.
Lagu kesepuluh selesai dimainkan,tampak dari kejauhan kue tart dengan hiasan lilin 14 dihantarkan ketengah stage,sedikit kejutan dari teman-teman “Jogjakarta Corpse Grinder”. Nampak wajah sophyan,oki dan roy yang kebinggungan dan dengan wajah haru biru mereka meniup api lilin tersebut dan seluruh audience sontak mengangkat horns up!hails!!Happy 14th Aniversary Death Vomit!
(Text by : das augusta)
ROCKISNOTDEAD MAGNETIC
“YOUR LOCAL SCENE NEEDS YOU”
Hari/ tanggal : 19, 20, 21 Juni 2009
Tempat : Borobudur Plaza, Jl. Magelang Jogjakarta
Musics artists:
LAMPUKOTA
NERVOUS
SLEEPLES ANGEL
SRIGALA MALAM
SANGKAKALA
JENNY
DOM65
CANGKANG SRIGALA
ZOO
LASTKISSTODIEOFICEROTH
ARMADA RACUN
CRANIAL INSICORED
SEEK SIX SICK
Video artists:
01. Eko Nugroho
02. Anjum Fauzi
03. Avenue Video
04. Akindo boyz
05. DOM 65
06. Wok the rock
07. Jenny
08. Dojihatori
09.Ican Harem
Graphic artists:
01. Gde Khrisna Widyatama
02. Wedhar Riyadi
03. Cangkang Serigala
04. Grizzly
05. Gepeng Tatto
06. Wock The Rock
07. Annasign
08. Rully Zoo
09. Ade Airport Radio
10. Yudha Mati Rasa
11. Komeng Serigala Malam
12. Heirda Vichitra
13. Monophones
14. Blangkon Sangkakala
Download Press Release acara :
Sedikit re-view mengenai acara tahunan yang terbilang besar yang diadakan di kota pelajar yaitu Jogjakarta tepatnya di gedung JEC (Jogja Expo Center –red), acara ini diadakan dalam 3 hari yang bertepatan pada tanggal 17-19 April 2009. Pada hari pertama saya tidak mengunjungi acara ini karna saya baru saja datang di Jogja dan saat itu sudah sore hari, walaupun tidak datang ke acara itu saya mendapat sedikit bocoran tentang berlangsungnya acara “Kick Fest” ini.
Berlangsungnya acara ini ternyata tidak semegah yang terlihat, dari pihak panitia yang saya dengar sangat kurang bisa koperatif dengan pihak yang ingin berpatisipasi, salah satu sumber mengatakan bahwa prosedural acara ini kurang dapat dimengerti oleh pihak yang ingin berpatisipasi karena dianggap merugkan bagi pihak yang berpatisipasi dan sangan menguntungkan bagi pihak panitia, sehingga berkesan bahwa dari pihak panitia ingin mengumpulkan profit sebesar – besarnya. Lalu acara yang terbilang cukup mengundang perhatian para anak muda yang mencintai fashion, sepertinya pada hari pertama tidak berjalan sesuai rencana karena yang seharusnya seperti yang dijadwalkan bahwa pintu masuk dibuka pada sekitar jam 10 pagi, ini baru dibuka sekitar jam 3 sore, wah cukup lama juga waktu ngaretnya. Dan satu hal lagi yang cukup “menyentil” kuping saya, menurut sumber yang sama bahwa panitia acara ini kurang mengharagi media yang ingin men-support acara ini, saya kurang mendapatkan penjelasan mengapa seperti itu, tapi menurut saya acara besar seperti ini malah mencari – cari media untuk mempromosikan acaranya. Tapi tentu saja acara ini tidak penuh dengan kemelut, di hari ke-2 saya datang ke acara ini, saya cukup terkejut bahwa acara ini menarik perhatian dari sekian banyak orang, kalo dibayangkan mungkin saja yang saya liat itu adalah seperdelapan dari anak – anak muda di jogja karta (tentu saja tidak benar karena Cuma spekulasi). Saat hendak membeli tiket, saya dibuat heran dengan penjagaan yang ketat dan barikade di pintu masuk, seperti ada konser band kelas atas pikir saya. Setelah mendapatkan tiket dengan antrean yang cukup panjang, akhir saya masuk kedalam dan langsung disuguhi dengan pemandangan yang sangat tidak asing bagi saya, yaitu sebuah panggung yang cukup megah menurut saya. Lalu saya melihat – lihat keadaan sekitar, ternyata acara ini hampir sama konsepnya dengan acara sebelumnya yang saya datangi, tapi bedanya acara ini sedikit lebih meriah dengan pernak pernik bertuliskan “Kick Fest 2009”.
Dan ternyata tidak hanya di luar ruangan saja yang ada semacam food court didalam ternyata juga ada, dan ini terletak di sisi paling barat dan paling timur ruangan, dan tepat di bagian food court sebelah barat terdapat anak – anak sk8 yang berasal dari balai kota (“balkot” begitu mereka menyebutnya –red), di section ini terdapat berbagai ramp box yang mengereka gunakan untuk melancarkan trik – trik mereka. Setelah beberapa lama melihat lihat keadaan sekitar akhirnya keluar lah MC yang membuka percakapan, dan beberapa saat kemudian band pertama yang beraksi diatas panggung adalah “Southern Beach Terror” sebuah band yang cukup ciamik dengan permainan musiknya yang cukup sulit dimengerti bagi saya, mungkin mereka bermain sedikit ke experimental ato mungkin juga sedikit teknikal karena saya kurang memperhatikan saat mereka main. Setelah SBT selesai main, akhirnya giliran “Mocca” menghibur para pengunjung yang ada di JEC. Saat lagu pertama dimulai saya cukup terpana melihat sang vocalist Mocca yang cukup menarik, dengan berpakaian dress selutut berwarna biru itu. Mereka membawakan lagu lagu yang menjadi andalan mereka, seperti “Secret Admirer”, “Promises”, “My Only One”, “I Remember” , “Lucky Me”, “the Best Thing”, dan lagu terakhir yang ditutup dengan lagu “Swing it Bob”. Penampilan mereka cukup menyita perhatian saya dan tentunya para wanita yang menghadiri Kick Fest hari itu, tiap lagu mereka bawakan dengan rapih dan sangat ciamik. Tidak sedikit pula para penonton yang sing along di setiap lagu yang mereka bawakan, setelah Mocca selesai, tiba giliran band nu-Metal Industrial yaitu “Koil”, wah ini kali pertama saya menyaksikan penampilan “Koil” secara Live. Saya cukup excited menunggu Koil menaiki panggung, set alat – alat mereka cukup memakan waktu. Setelah beberapa saat akhirnya mereka memainkan intro yang cukup lama juga menurut saya, band industrial metal asal bandung ini didaulat oleh pihak panitia untuk menjadi pengisi acara di KICKFEST Jogjakarta. Acara expo distro tahunan ini diselenggarakan di gedung Jogja Expo Center (JEC).
Band yang digawangi oleh J.A Verdiantoro atau lebih akrab disapa otong sebagai vokalis, Leon Ray Legoh a.k.a Leon pada drum, Adam Vladlam pada bass dan ambience, lalu ada adik dari Otong yaitu Donijantoro a.k.a Doni pada gitar, dan Ibrahim Nasution yang labih kerab disapa Bobi yang juga bertugas memetik gitar. Dengan membawakan 6 lagu sangar dari album Black Light Shines On dan 2 lagu dari album sebelumnya mereka tampil dengan sangat atraktif.
Crowd yang dipenuhi ratusan orang pun ikut sing along dari awal penampilan hingga akhir.
Penampilan dibuka dengan pertunjukkan instrumental dari Leon, Adam, Doni, dan Bobi.
Lalu crowd pun mulai riuh saat Otong tampil dan membawakan lagu lawas yang tentu saja dibarengi sing along oleh penonton. Selanjutnya kita semua disuguhi oleh lagu – lagu dari album Black Light Shines On seperti Nyanyikan Lagu perang, Ajaran Moral Sesaat, Aku Lupa Aku Luka, Sistem Kepemilikan, Semoga Kau Sembuh, dan tidak lupa lagu lawas mereka Dosa ini Tak Akan Berhenti, lalu ditutup oleh Kenyataan Dunia Fantasi.
Dengan seluruh semangat yang membara seluruh penonton tak terkecuali saya bernyanyi bersama Otong, andai diberi kesempatan saya ingin merebut microphone dari Otong dan bernyanyi.
Keseluruhan acara berjalan secara tertib dan menyenangkan.
Salut untuk Koil dan seluruh penonton.
Dua jari saya acungkan untuk kalian!!!
Contributor :
Adityas Hutama
Ryan
You can subscribe to SemarangOnFire.Net by e-mail address to receive news and upates directly in your inbox. Simply enter your e-mail below and click Sign Up!


| Mon | Tue | Wed | Thu | Fri | Sat | Sun |
|---|---|---|---|---|---|---|
| « Aug | ||||||
| 1 | 2 | 3 | 4 | 5 | ||
| 6 | 7 | 8 | 9 | 10 | 11 | 12 |
| 13 | 14 | 15 | 16 | 17 | 18 | 19 |
| 20 | 21 | 22 | 23 | 24 | 25 | 26 |
| 27 | 28 | 29 | 30 | |||